Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

KPK :Berani Jujur Hebat ,Mari Belajar Jujur dari Seorang Office Boy

Agus Chaerudin (35) memang hanya seorang office boy. Tapi soal kejujuran jangan ditanya. Mungkin kita harus belajar dari ayah 3 anak yang bekerja di Bank Syariah Mandiri ini

Agus, pengagum Khalifah Umar bin Khatab ini menemukan uang Rp 100 juta dalam 10 bundel di tempat sampah di kantornya. Saat itu, bulan Ramadan, 4 Agustus lalu, Agus tengah membersihkan kantornya di kawasan Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi.

Hari sudah sore dan pegawai sudah banyak yang pulang. Mata agus terantuk pada bundel uang di dekat tempat sampah. Dia langsung berteriak memanggil satpam. Tak lama satpam memanggil petugas bank yang sudah pulang, dan kemudian menghitungnya dan ternyata jumlahnya ada Rp 100 juta.

Uang itu milik Bank Syariah Mandiri, bukan milik nasabah. Karena keteledoran teller, uang itu tercecer. Agus bisa saja sebenarnya diam-diam mengambil uang itu, tapi itu tidak dilakukan. Dia yakin Allah Maha Melihat, dia pun memilih melaporkannya kepada pihak bank.

"Itu bukan rezeki saya Mas, itu hak kantor. Allah Maha Melihat, Maha Mengetahui. Itu hak Bank Syariah Mandiri. Yang menjadi rezeki saya, apa yang saya lihat, apa yang saya dengar apa yang saya hirup itu rezeki," jelas Agus yang bercerita sambil gemetar ini.

Pria yang dikenal jenaka ini mendapatkan penghargaan atas sikap terpujinya ini dari bank tempatnya bekerja berupa piagam dan uang Rp 1,75 juta.

KPK : Agus Bukan hanya Contoh tetapi Simbol yang menegaskan Harapan masih ada

Saat ini Komisi Pemberatasan Korupsi sedang menggalakan kampanye Semangat berani jujur, dan
Agus Chaerudin (35) mendapat acungan jempol dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Office boy Bank Syariah Mandiri yang jujur mengembalikan uang Rp 100 juta itu dianggap sebagai harapan akan sebuah kejujuran. Berani jujur, hebat!

"KPK sangat mengapresiasi. Sikap yang luar biasa," kata Ketua KPK Abraham Samad saat berbincang, Rabu (19/12/2012).

Sementara itu wakil ketua Bambang Widjojanto

"Agus bukan sebagai contoh, tapi dia juga simbol dan sekaligus asa yang menegaskan harapan masih ada,"

Semoga kedepan akan banyak lagi orang orang yang berani jujur sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Agus Chaerudin Karyawan Bank Syariah Mandiri tersebut.[detik]

Inilah Surat Pernyataan "Keluarga Muslim Indonesia di Britania" tentang Kampanye "Save Maryam"

Sehubungan dengan terjadinya pro dan kontra kampanye #SaveMaryam yang dijalankan oleh Mercy Mission World yang dapat di akses melalui http://savemaryam.com/, KIBAR  yang merupakan organisasi representasi warga muslim di Britania Raya (UK), telah mengirimkan perwakilannya untuk melakukan klarifikasi kepada pihak Mercy Mission pada tanggal: 27 Juli 2012 di kantor MM di East London, 28 Juli 2012 di Studio Ramadhan TV North West London, 4 Agustus 2012 di IIC London (masjid Indonesia) dan 12 Agustus 2012 di IIC London (masjd Indonesia).
Berdasarkan klarifikasi yang kami lakukan dari keempat pertemuan ini, maka kami menyimpulkan bahwa:

1.  Mercy Misson sebagai penggagas kampanye #SaveMaryam adalah organisasi nirlaba resmi muslim yang terdaftar di UK dan bergerak di bidang dakwah Islam dengan nomer registrasi (Charity Registration No. 1122922 (http://www.mercymissionworld.org/).
2.  Kami memandang usaha yang dilakukan oleh Mercy Mission dengan kampanye #SaveMaryam – nya adalah usaha murni untuk menumbuhkan kesadaran dan untuk memberikan solusi dari permasalahan pemurtadan terutama kristenisasi (berpindahnya muslim menjadi pemeluk agama Kristen) yang terjadi di Indonesia.
3.  Usaha ini adalah usaha positif yang perlu diapresiasi yang berlandaskan kepada:
  • Kesadaran bahwa kita sebagai muslim perlu melakukan sesuatu untuk mencari solusi atas permasalahan pemurtadan ini dengan tidak menyalahkan kegiatan kristenisasi yang ada di Indonesia tetapi melalui self evaluation dan self action.
  • Melakukan program-program yang bisa bersaing dengan program-program kristenisasi yang sedang berjalan di Indonesia seperti muslim community helpline, TV muslim dan program pembiayaan masyarakat kecil (micro finance).
  •  Tidak ada niatan dan upaya-upaya untuk merusak kerukunan antar umat beragama di Indonesia dari kampanye #SaveMaryam ini karena sifat dari program ini adalah dari umat Islam oleh umat Islam dan untuk umat Islam.
4.  Pihak Mercy Mission bersikap kooperatif dan terbuka dalam menerima kritik, masukan dan koreksi dari komunitas Indonesia di UK melalui dialog-dialog ini dan menawarkan agar warga Indonesia yang ada di UK (warga KIBAR) dan Indonesia supaya bisa masuk kedalam tim untuk mengentaskan masalah pemurtadan ini.
5.  Terkait pencantuman angka 2 juta yang ditentang oleh beberapa warga muslim di UK, pihak Mercy Mission sudahmenjelaskannya melalui:
http://savemaryam.com/downloads/SaveMaryamPressRelease.pdf
Pihak Mercy Mission dan penentang sepakat bahwa faktanya tidak ada angka akurat yang bisa dijadikan patokan, bahkan pihak penentang angka 2 juta inipun tidak mampu menyebutkan angka yang pasti namun menurut pihak penentang angka 0-200.000 orang per tahun adalah reasonable. Oleh karena itu pihak Mercy Mission mengajak untuk lebih memfokuskan diri pada pencarian solusi dari permasalahan pemurtadan itu sendiri dan bekerjasama di dalam bidang yang disepakati. Selain itu pihak Mercy Mission menyatakan menerima akan masukan angka ini dan akan melakukan koreksi angka pemurtadan sesuai dengan apa yang di sarankan oleh pihak penentang yaitu 0-200.000 orang per tahun di press release tahapan program berikutnya yaitu implementasi dari program ini.
6.  Sebagian dari warga KIBAR juga memberikan masukan mengenai kemungkinan timbulnya keresahan yang diakibatkan oleh kampanye #SaveMaryam antar warga muslim ‘hardline’ dengan warga kristiani ‘hardline’ yang bisa berkembang menuju kekerasan, pertumpahan darah bahkan pembunuhan. Mercy Mission menerima masukan ini dan mengajak semua pihak yang hadir untuk terus berpartisipasi aktif dan terus memberikan masukan-masukan dalam program yang mereka gulirkan serta menjadi bagian dari solusi.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas, maka KIBAR menyatakan bahwa:
  1. Kami menyadari bahwa hanya Allah SWT yang Maha Benar yang Maha Mengetahui yang tidak pernah salah tidak pernah tidur, kami sebagai manusia memiliki banyak kekurangan, kesalahan dan kekhilafan.
  2.  Kami menyadari bahwa ada pro kontra dari kampanye ini oleh karena itu klarifikasi (tabayun),  dan komunikasi yang konstruktif adalah jalan yang terbaik yang akan selalu ditempuh warga KIBAR dan pengurus KIBAR. KIBAR sangat menghormati pihak-pihak yang pro dan kontra.
  3. Dari hasil dialog dan klarifikasi dengan pihak Mercy Mission yang telah kami lakukan kami memutuskan untuk tidak dalam posisi kontra terhadap program anti pemurtadan secara umum dalam hal ini program #SaveMaryam khususnya.
  4. Usaha positif Mercy Misson yang peduli dengan issue pemurtadan di Indonesia perlu diapresiasi dan didukung.
  5. Pihak Mercy Mission menyadari atas kekurangan yang ada serta meminta agar warga Indonesia untuk proaktif dalam memberikan masukan, kritik serta menjadi bagian dari solusi.
  6. Menghimbau pihak Mercy Mission untuk terus melakukan diskusi konstruktif dan menjalin kerjasama dengan partner local yang kredibel di Indonesia dan berkomunikasi dengan warga Indonesia yang ada di UK khususnya KIBAR agar program-program yang dilaksanakan bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya tanpa menimbulkan konflik di lapangan.
  7. Menghimbau kepada seluruh komponen Muslim Indonesia untuk mengedepankan dialog konstruktif dengan semangat ukhuwah Islamiyah, kasih sayang dan saling memaafkan. Sehingga warga muslim Indonesia bisa diterima dan mendapatkan tempat yang terhormat di kancah dakwah internasional.
  8.  Mengajak kaum muslimin dan muslimat serta organisasi Islam di Indonesia untuk selalu terus bekerjasama melanjutkan perjuangan untuk melindungi umat Islam Indonesia dari usaha-usaha untuk menjauhkan mereka dari Islam seperti pemurtadan, dan liberalisasi dengan cara-cara yang menghindari konflik serta perpecahan kesatuan dan persatuan bangsa.
Demikian pernyataan ini kami buat atas dasar itikad baik, kasih sayang, prinsip ukhuwah islamiyah dan kerjasama yang konstruktif. Semoga apa yang kami sampaikan bisa memberikan gambaran dan pandangan KIBAR terhadap situasi yang berkembang saat ini. Marilah kita saling memaafkan atas segala kesalahan yang dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja serta memohon ampunan Allah SWT atas segala kekhilafan. Marilah kita berdo’a kepada Allah SWT agar menunjukkan yang benar itu adalah benar dan memudahkan untuk melaksanakannya dan yang salah itu salah dan memudahkan untuk menjauhinya.
Semoga kebenaran dan kebaikan serta cahaya Islam akan ditegakkan oleh Allah SWT di muka bumi dan semoga Allah SWT menolong seluruh umat muslim dimanapun berada yang sedang dilanda cobaan-cobaan dan fitnah-fitnah yang sangat berat ini dan mempersatukan hati-hati mereka dalam keta’atan kepada Nya. Amiin. Akhirul kalam, mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan surat pernyataan ini.
Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi wabarakatuh,
Aberdeen, 29 Agustus 2012
Atas nama warga KIBAR,
Rahmat Sifaurahman                     Eko Kurniawan
Ketua KIBAR 2012-2013                     Wakil Ketua KIBAR 2012-2013
Rekaman pertemuan terakhir antara warga KIBAR dengan pihak Mercy Mission bisa di download di  link berikut:
http://www.mediafire.com/?j2y0hd0q0db69d8
http://www.mediafire.com/?d3bd3ghxnxbcey5

Sumber: Kibar-uk.org

Baca Tulisan terkait :

 

 


Nourdeen Wildeman: Islam Agama Rasional


Nourdeen Wildeman, 26 tahun, adalah warga Belanda yang “resmi” masuk Islam pada 9 Desember 2007. Meskipun baru menjadi mualaf, ia telah aktif dalam dakwah Islam. Saat ini, ia sedang mempersiapkan peluncuran program dakwah yang sedang berlangsung dengan tema, “Temukan masjid yang menyajikan terbaik buat Anda.”
Program tersebut bertujuan untuk mendata profil masjid-masjid di Belanda. Lewat program ini, diharapkan setiap Muslim dapat mengetahui segala hal tentang masjid; semua informasi yang berkenaan dengan setiap masjid.

Dalam kurun 20 tahun, jumlah penganut agama Islam di Irlandia meningkat 10 kali lipat


Togher adalah kawasan industri yang terletak di pinggiran kota sekitar dua kilomoter di selatan pusat kota Cork, Irlandia. Di kawasan industri itu terdapat sebuah bangunan beton yang cukup besar, yang akan menjadi bagian penting sejarah Islam di Irlandia. Bangunan itu dalam setahun ini, akan diubah menjadi kompleks masjid yang mampu menampung 1.000 lebih jamaah. Gambar disain masjid menunjukkan sebuah lengkungan kubah berwarna putih dengan bulat sabit di atasnya akan menghiasi masjid yang akan menjadi tempat kedua terbesar bagi komunitas Muslim Irlandia, setelah Islamic Cultural Centre of Ireland (ICCI) yang berlokasi di Clonskeagh, Dublin.

“Ini merupakan langkah yang sangat penting bagi kami. Selama bertahun-tahun kami berpindah-pindah dari tempat sewaan yang satu ke tempat sewaan yang lain. Akhirnya, kami punya tempat sendiri,” kata Imam Salim Al-Faituri.

Pakar dari Georgetown University :”Kelak Islam akan menjadi agama masyarakat AS”


Pakar sejarah Islam dan hubungan Islam-Nasrani dari Georgetown University, Yvonne Haddad, mengatakan peluang Islam menjadi agama masyarakat Amerika Serikat (AS) sangat terbuka. “Kelak Islam akan menjadi agama masyarakat AS,” ujar Haddad, saat berdiskusi bersama mahasiswa Princeton University, seperti dikutip New Jersey.com, Jumat (25/2).

Hadad optimistis Muslim akan menjadi bagian dari masyarakat AS. Menurut dia, tanda-tanda itu sudah terlihat jelas ketika masyarakat AS mulai menerima eksistensi umat Islam. Dia pun melihat titik balik penerimaan Islam di AS tidak terlepas dari tragedi 11 September 2001. Menurut dia, titik balik itu yang mempersatukan umat Islam dengan AS.
Haded menjelaskan, setelah tragedi 11 September, masjid dari berbagai negara bagian di AS mulai memprioritaskan pemberian pengetahuan tentang Muslim kepada remaja AS. Langkah itu dilakukan guna memperjelas identitas mereka sebagai Muslim dan warga negara AS. Lebih lanjut Haded mengatakan melalui kebijakan itu pula terjalin komunikasi lintas kepercayaan. “Kami melihat dialog memiliki posisi yang sangat penting,” ungkap dia.

Hasil penelitian, Pertumbuhan Penduduk Muslim 2 kali lebih cepat dari penduduk Non-muslim



Jumlah penduduk muslim dunia akan bertambah dua kali lebih cepat dibandingkan penduduk non muslim dalam 20 tahun ke depan, demikian sebuah penelitian yang juga memprediksi bahwa dalam satu generasi mendatang penduduk muslim dunia akan mencapai lebih dari seperempat total populasi dunia, Kamis.
Dengan menggunakan tingkat kelahiran, kematian dan migrasi penduduk, para peneliti pada Pew Forum on Religion and Public Life memproyeksikan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk muslim dunia adalah 1,5 persen per tahun, sementara penduduk non muslim hanya tumbuh 0,7 persen per tahun.
Penelitian bertitel \”The Future of the Global Muslim Population\” ini memproyeksikan bahwa jumlah penduduk msulim pada 2030 akan mengambil 26,4 persen total populasi dunia yang diperkirakan akan mencapai sekitar 8,3 miliar jiwa.


Aa Gym Manfaatkan Teknologi Apple,Luncurkan Aplikasi "Aa Gym Corner"




Apa yang terjadi bila sebuah dakwah di lakukan secara modern? Dikatakan modern, karena di kemas dengan ringkas, interaktif dan handy.
Menyambut kemeriahan komputer tablet yang kian berkembang saat ini, Da’i kondang Abdullah Gymnastiar atau yang biasa di sapa Aa Gym, tampaknya menjadi ulama pertama di Indonesia yang mempraktikkan dakwah modern ini dalam sebuah aplikasi yang bisa di akses melalui iPad, iPhone dan iPod touch.
Adalah Aa Gym Corner, yang merupakan aplikasi digital berbasis dakwah modern yang berisikan kumpulan buku-buku & audiobook karya asli Abdullah Gymnastiar.

Dilihat dari fitur yang terdapat di aplikasi ini, terdapat beberapa buku dari Aa Gym yang sebagian besar sudah terbit dalam bentuk buku cetak dan di transformasi menjadi bentuk digital ebook. Tak hanya buku, dalam aplikasi ini juga terdapat audiobook yang berisi rekaman dakwah dari Aa Gym dengan berbagai tema. Dari audiobook ini, koneksi dari konsep berdakwah secara modern bisa terlihat. Setiap orang yang pernah mendengarkan Aa Gym berdakwah pastinya senang dengan cara penyampaian beliau yang santai dan bersahabat. Dari hal tersebut, selain menjadi konsep dakwah modern, karya yang di luncurkan oleh Aa Gym ini merupakan hal baru yang sangat efektif, dimana para jamaah bisa membaca karya bukunya, sembari juga mendengarkan dakwah sang da’i dengan lebih nyaman dan personal. Audiobook yang di kemas pun, layaknya musik-musik di MP3 yang bisa di dengarkan dengan santai dan bisa di bawa dengan mudah, ingin didengarkan berkali-kali tak ada masalah. Lama audiobooks ini kurang lebih hampir satu jam durasinya.
Aplikasi “Aa Gym Corner'”ini bisa di download gratis melalui iPad, iPhone dan iPod touch. Di dalam aplikasi ini dilengkapi pula dengan deskripsi lengkap atau preview sebelum download dan contoh suara yang jelas dan jernih. Selain itu, bagi yang telah download aplikasi ini, bisa dengan mudah di share ke teman melalui email dan sosial media seperti Facebook dan Twitter.
Sudah ada sekitar 10 buku + audiobook yang sudah muncul di aplikasi ini, seiring dengan waktu akan di tambahkan buku-buku and audiobooks terbaru buatan Aa Gym dan setelah di upload segera bisa di download oleh siapapun dari seluruh dunia. Lepas dari semua keunggulan fitur aplikasi ini, hal yang paling menyenangkan adalah aplikasi ini bisa di download dengan mudah dati seluruh pelosok Indonesia. Mengingat banyak jamaah dari Aa Gym tak hanya datang dari Indonesia, maka jamaah dari luar negeri pun bisa dengan mudah men download aplikasi ini dan menikmati karya-karya dari beliau. Sekali buku atau audiobooks di downlad maka bisa dibaca/didengarkan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
Jadi kedepan jangan heran jika banyak orang yang akan pergi ke luar kota memilih download Audiobooks untuk didengarkan diperjalanan dari pada membeli koran, seseorang saat tiba di bandara tinggal memilih beberapa audibooks dari Aa Gym untuk di download di iPhone mereka, lalu di pesawat tinggal menggunakan EarPhone dan didengarkan sambil memejamkan mata, saat audiobooks selesai, posisi pesawat sudah akan mendarat.
Aa Gym Corner digital newsstand adalah aplikasi dengan konsep dakwah moden yang praktis dan terjangkau.
Download segera di www.aagymcorner.mahoni.com

Sebentar lagi Gereja Katedral di Marseille berubah menjadi Masjid

Selama 150 tahun, Gereja Notre-Dame S de la Garde menghias pemandangan Marseille, Prancis. Gereja ini terletak di titik tertinggi kota yang menghadap sebuah pelabuhan tua. Tapi, tak lama lagi pemandangan akan berubah. Bangunan dan simbol yang berbeda akan mewujud. Di sana akan berdiri sebuah masjid agung.

Maka itu, sejumlah kalangan menyebutnya sebagai `Cathedral Mosque'. Sejumlah arsitek yang merancang bangunan masjid mengatakan, mereka meminjam inspirasi Taj Mahal. Kelak, masjid agung ini akan dilengkapi dengan kubah emas besar. Menaranya akan menjulang mencapai 24 meter.

Ruangan shalat dirancang cukup luas. Diperkirakan ruangan tersebut mampu menampung sekitar 7.000 jamaah dan akan menjadi masjid terbesar di Prancis. "Ini merupakan proyek yang lama tertunda," kata Yves Moraine, pemimpin partai berkuasa UMP seperti dikutip BBC belum lama ini.


Menurut pandangannya, lebih baik mendorong Islam yang terbuka. Membangun tempat ibadah yang terlihat banyak orang. Daripada memaksa Muslim menjadi komunitas bawah tanah. Di mana mereka menjalankan shalatnya di gudang-gudang bawah tanah. Berdirinya masjid di kota besar akan membantu mencegah ekstremisme.

Moraine menyatakan, masjid yang mudah diakses juga akan mencegah munculnya imam-imam masjid yang tak terlatih. Kemudian, mereka menyampaikan pandanganpandangan ekstrem kepada para pemuda. Tak heran dengan pertimbangan semacam itu, ia menyampaikan pendapat positif atas pembangunan masjid itu.

Ada sejumlah kalangan yang menyebut bahwa lokasi rencana pembangunan masjid itu tak strategis karena terlalu padat. Namun, Makhete Cisse dari Association of Mosques, organisasi yang menjalankan proyek itu, menyanggahnya. "Ini posisi sempurna dan kami dikelilingi oleh komunitas Muslim yang jumlahnya besar," katanya.

Cisse menjelaskan, nantinya bangunan masjid ini mempunyai luas lebih dari 8.361 meter persegi. Ini merupakan sebuah kompleks yang dilengkapi dengan sebuah perpustakaan dan restoran. "Kami memang membutuhkan tempat yang besar. Apalagi, masjid berada tak jauh dari pusat bisnis."

Dibutuhkan pula, dana besar untuk mendirikan bangunan masjid itu. Soal ini memicu sejumlah kontroversi sebab sebagian besar dari 25 juta dolar AS yang dibutuhkan, diperkirakan diperoleh dari luar negeri. Di antaranya, berasal dari Aljazair, Arab Saudi dan negaranegara Timur Tengah, dan Afrika Utara lainnya.

Sejumlah politisi lokal dari National Front menentang rencana pembangunan masjid tersebut. Mereka menyampaikan gugatan menghadang proyek tersebut. Bagi mereka, ini sama saja dengan persoalan cadar. Mereka mempertahankan nilai-nilai sekuler. "Kami tak mengundang Islam di sini," kata Stephane Ravier dari National Front.

Abdel Hakim Rahal, seorang warga Muslim, mengatakan, rencana pembangunan masjid di Marseille menjadi bukti upaya asimilasi Muslim ke dalam masyarakat di Marseille. "Kami membutuhkan tempat untuk bertemu dan menjalankan shalat. Kami telah lama menantikannya."

Oleh karena itu, Rahal sangat mensyukuri akan adanya sebuah masjid besar di Marsielle. Ia kemudian mengutip sebuah ungkapan dalam bahasa Prancis untuk menggambarkan penantian panjangnya itu, Mieux vaut tard que jamais, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.[Republika/BBC]