
salah satu tuduhan dari penghujat islam, bahwa Al Qur'an tidak sesuai dengan sejarah adalah terkait Qs 7:123-124 ataupun Qs 26:49,yang menjelaskan adanya penyaliban di jaman musa as.
قَالَ فِرْعَوْنُ آمَنتُم بِهِ قَبْلَ أَن آذَنَ لَكُمْ إِنَّ هَـذَا لَمَكْرٌ مَّكَرْتُمُوهُ فِي الْمَدِينَةِ لِتُخْرِجُواْ مِنْهَا أَهْلَهَا فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
لأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلاَفٍ ثُمَّ لأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
قَالَ آمَنتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
dan berikut ini saya berikan salah satu contoh spesifik tuduhan penghujat islam di web faithfreedom indonesia, dengan menyampaikan screenshootnya
Jawaban:
Dalam menjawab pertanyaan tersebut, setidaknya diperlukan 2 dalil yang merupakan kesatuan utuh, yaitu Al-Quran (masalah ayat yang dipertanyakan) dan Alkitab(mengenai penguatan dan metode kisah di zaman nabi Musa).
A. Terminologi dari Salib dan pergeserannya
1. Terminologi:
a. Dari bahasa Yunani
Kata Yunani yang diterjemahkan ‘salib’ adalah STAUROS, yang arti sebenarnya adalah ‘tiang tegak’. Jadi, salib yang paling awal hanyalah berbentuk tiang tegak (Karena itu jangan heran kalau Saksi-Saksi Yehuwa berkeras dengan bentuk salib seperti ini / tiang tegak).
Salib yang paling awal / mula-mula, hanya berbentuk sebuah tiang tegak (Catatan: kedua tangan dipakukan di atas kepala).b. Dari bahasa Arab
SALIB dlm Alqur'an adalah "kayu yang ditancapkan ketanah".
Kata shalaba (shulbi الصُّلْبِ dan SALIB فَيُصْلَبُ , يُصَلَّبُوا , صَلَبُو mempunyai akar kata yang sama yaitu shalaba) mempunyai beberapa arti : "kayu yang ditancapkan", "keras", "tegak" dan "tulang belakang". Sebagian penterjemah memilih "tulang belakang", padahal shulbi yang dimaksud adalah alat reproduksi laki-laki seperti kayu yang ditancapkan.
Dan taroib atau turob adalah "tempat persemaian" dari kata "turoba" artinya tanah subur tempat bercocok tanam, yang berarti alat reproduksi wanita.
c. Dari Bahasa MesirHingga saat ini kami belum menemukan satupun pembahasan salib secara terminologi dengan bahasa Mesir.
2. Pergeseran makna bentuk tiang Salib:
Metode hukuman dgn salib dah dikenal sejak jaman dulu(Fir'aun). Salib jaman dulu berupa tiang tunggal. Bukan berbentuk tiang jemuran. bahkan hasil penelitian sejarah mebuktikan bahwa kayu salib yesus berbentuk tiang tunggal, kayak tiang listrik. Kalau sekarang orang mengira kayu salib berbentuk cross ato kayu palang, itu karena bentuk salib yg mengambil simbol dewa matahari yaitu kayu bersilangan. Dan beberapa versi salib lainnya:
· seperti yang biasanya kita kenal, ada yang bagian vertikalnya lebih panjang, dan ada juga yang bagian horizontal dan vertikal nya sama panjang.
· seperti huruf T.
· seperti huruf X.
· seperti huruf Y
3. Asal usul Salib di Mesir (Negeri Fir'aun berkuasa)
Salib, yang di zaman Mesir kuno sangat mirip bentuknya dengan wujud fisik Ankh (Salah satu link yg menunjukkan gambar Ankh: http://www.extremeletter.com/?sejarah-666%2C99). Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.
Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan
B. Metode Pembuktian Hukuman Salib sudah ada di Zaman Nabi Musa As.
1. Metode Pembuktian Al-Qur’an
(Surat Ta-Ha : Ayat 71-72)
(71) "Berkata Firaun: ""Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal
Dalil Al-Qur’an tersebut menunjukkan bahwa Hukuman Salib telah ada di Zaman Nabi Musa dengan ditunjukkan perkataan Fir’aun yang mengancam Nabi Musa dengan memotong tangan dan kaki secara bertimbal balik dan menyalib pada pangkal pohon kurma. Ini menunjukkan dan senada dengan terminologi Salib di terminologi awalnya yaitu Salib tegak.
2. Metode Alkitab
Dengan menggunakan ayat Ulangan 21: 23
Inilah versi English [Amplified]
(23) His body shall not remain all night upon the tree, but you shall surely bury him on the same day, for a hanged man is accursed by God. Thus you shall not defile your land which the Lord your God gives you for an inheritance.
TB.
(23) maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
BIS:
(23) mayat itu tak boleh dibiarkan di situ sepanjang malam, tetapi harus dikubur pada hari itu juga. Mayat yang tergantung pada tiang mendatangkan kutuk Allah atas negeri. Jadi, kuburkanlah mayat itu supaya kamu tidak mencemarkan negeri yang diberikan TUHAN Allahmu kepadamu.
Dalil Al-kitab ini menunjukkan adanya Hukuman mati dengan digantung.
